Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlementaria » Komisi IV DPRD Kaltara Minta Seluruh Pekerja SPPG Didaftarkan ke JKN

Komisi IV DPRD Kaltara Minta Seluruh Pekerja SPPG Didaftarkan ke JKN

  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Komisi IV DPRD Kalimantan Utara meminta agar seluruh tenaga kerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera didaftarkan sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini dilakukan untuk memastikan hak dan kesejahteraan pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terpenuhi sepenuhnya.

Permintaan itu disampaikan dalam rapat kerja yang digelar Jumat (19/6/2026) di Ruang Rapat Badan Penghubung Kaltara. Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, H. Syamsuddin Arfah, dan dihadiri jajaran pimpinan serta anggota komisi. Turut hadir perwakilan Badan Gizi Nasional, pengelola, dan koordinator SPPG se-Kota Tarakan.

Berdasarkan hasil pengecekan yang disampaikan dalam rapat, kepesertaan JKN di lingkungan SPPG belum merata. Hanya sebagian kecil tenaga kerja yang tercatat aktif, umumnya menjabat sebagai koordinator atau pimpinan. Sementara itu, tenaga lapangan yang bertugas menyiapkan, mengolah, dan mendistribusikan makanan belum semuanya memiliki perlindungan kesehatan.

H. Syamsuddin Arfah menilai kondisi itu perlu segera diperbaiki. Sebagai garda terdepan pelaksanaan program, pekerja SPPG menghadapi risiko kesehatan dalam menjalankan tugas hariannya, sehingga jaminan kesehatan menjadi hak dasar yang tidak boleh diabaikan.

“Sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan, setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan yang sama tanpa memandang jabatan. Kami mendorong Badan Gizi Nasional dan pengelola SPPG segera melakukan pendataan lengkap dan akurat, lalu memproses pendaftaran bagi yang belum terdaftar agar tidak ada yang terabaikan,” tegasnya.

Ia berharap pelaksanaan MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi anak sekolah dan masyarakat, tetapi juga menerapkan standar ketenagakerjaan yang adil dan manusiawi. Terjaminnya kesehatan pekerja diharapkan membuat kinerja semakin optimal, sehingga penyediaan makanan bergizi dapat berjalan lancar, aman, dan berkelanjutan hingga ke seluruh wilayah.

  • Penulis: (/rfy/- Adv/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • KSBSI Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Kerja dan Luncurkan Aplikasi Pengaduan Daring

    KSBSI Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Kerja dan Luncurkan Aplikasi Pengaduan Daring

    • visibility 130
    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggelar sosialisasi dan kampanye hak-hak pekerja, dengan fokus utama pencegahan kekerasan serta diskriminasi gender di lingkungan kerja, pada Jumat (29/5/2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen pengenalan aplikasi pengaduan berbasis daring bagi anggota serikat. Sekretaris Jenderal alumni KSBSI, Edward Mangpuang, menjelaskan kegiatan yang bertujuan […]

  • Dua Anggota DPRD Bulungan Dituduh Pukul Warga, Begini Klarifikasi Riyanto

    Dua Anggota DPRD Bulungan Dituduh Pukul Warga, Begini Klarifikasi Riyanto

    • visibility 872
    • 0Komentar

    BULUNGAN. Borneoterkini.co.id –  Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Riyanto, memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan dua anggotanya dalam insiden pemukulan terhadap seorang warga Tanjung Selor, Bulungan, di salah-satu kafe di Jalan Sengkawit Tanjung Selor. Berdasarkan investigasi dua anggota tersebut berinisial LB dan AHP memastikan bahwa keduanya tidak terlibat dalam aksi pemukulan, sebagaimana viral postingan di jagat maya […]

  • Pemetaaan Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural di Kaltim

    Pemetaaan Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural di Kaltim

    • visibility 502
    • 0Komentar

    SAMARINDA. Borneoterkini.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, secara resmi membuka kegiatan Pemetaaan Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural (Profiling ASN) yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kaltim. Pembukaan turut dihadiri Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Deny Sutrisno, Plt Kepala BKD Kaltim Yuli Fitriyanti, serta Analis SDM Aparatur Madya BKN RI, Adhitya Waradilaga. Kegiatan yang […]

  • Rotasi Pejabat Polres Ogan Ilir, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Penguatan Pelayanan Masyarakat

    Sertijab Pejabat Polres Ogan Ilir, Kapolres Minta Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    • visibility 121
    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI –  Polres Ogan Ilir melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Kenal Pamit sejumlah pejabat utama serta kapolsek jajaran, Kamis (07/05/2026) pagi di Lapangan Mapolres Ogan Ilir. Kegiatan berlangsung khidmat, aman dan kondusif. Upacara dipimpin langsung oleh AKBP Bagus Suryo Wibowo selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara IPDA Indra Gunawan, […]

  • Resmikan Gereja, Asisten II: Simbol Kebersamaan Umat

    Resmikan Gereja, Asisten II: Simbol Kebersamaan Umat

    • visibility 250
    • 0Komentar

    MALINAU | BORNEO TERKINI – Pemerintah Kabupaten Malinau meresmikan Gedung Gereja Katolik Stasi St. Yulianus di Desa Putat, Kecamatan Malinau Utara, pada Sabtu (16/5/2026). Peresmian ini dihadiri langsung oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Kabupaten Malinau, Agustinus, mewakili Bupati Malinau Wempi W. Mawa. Dalam sambutannya, Agustinus mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan serta dalam […]

  • Krisis Ruang Kelas dan Kuota Belajar Jadi Sorotan Utama di Reses Dapil IV Palembang

    Krisis Ruang Kelas dan Kuota Belajar Jadi Sorotan Utama di Reses Dapil IV Palembang

    • visibility 127
    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Kegiatan reses Anggota DPRD Kota Palembang Dapil IV yang meliputi wilayah Kecamatan Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang digelar di Aula Kecamatan Sematang Borang, Kamis (23/4/2026). Forum yang mempertemukan legislator dengan para kepala sekolah ini mengungkap kondisi “darurat daya tampung” pendidikan, sekaligus memicu kemarahan dewan terkait keterwakilan instansi teknis. Dalam pertemuan tersebut, […]

expand_less