Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Pengelolaan Sampah Perlu Kolaborasi, DLH Minta Peran Aktif Lurah dan Camat

Pengelolaan Sampah Perlu Kolaborasi, DLH Minta Peran Aktif Lurah dan Camat

  • account_circle (*/ariel)
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Berdasarkan edaran Wali Kota Balikpapan, setiap Kelurahan diwajibkan membentuk minimal enam bank sampah unit, sebagai upaya mencapai target pengurangan sampah hingga 50 persen di sumber.

Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi tanggung jawab Lurah dan Camat, sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 4 Tahun 2022, mulai dari sosialisasi, pembentukan bank sampah, pembinaan, penyediaan sarana prasarana, sampai pengusulan insentif.

Sudirman Djayaleksana menambahkan, DLH berperan pada pengelolaan kawasan perkotaan, meliputi pengangkutan sampah dari TPS, pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga pengangkutan akhir ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Kalau DLH juga harus mengurus bank sampah unit di 34 Kelurahan masing-masing enam unit  ‘itu tidak mungkin’.  Hulu dikelola Kelurahan dan Kecamatan, DLH berada di bagian tengah dan hilir,” tegasnya.

Terkait dukungan anggaran, Sudirman Djayaleksana menyebutkan pengusulan insentif maupun sarana pendukung pengelolaan lingkungan dapat diajukan melalui Musrenbang Kecamatan, sejalan dengan program Kelurahan Madani yang telah diatur dalam regulasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sudirman Djayaleksana, lanjut mengatakan bahwa pentingnya peran Lurah sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengingat Kelurahan merupakan struktur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.

“Lurah harus tahu kebutuhan warganya. Apakah perlu gerobak sampah, Komposter, atau sarana lain. Kalau semua bergerak dari Kelurahan, umur pakai TPA bisa kita perpanjang,” ujarnya.

Program sedekah sampah serta pemilahan sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga terus didorong. Yang menurutnya, sampah organik berpotensi diolah langsung di sumber dan mampu mengurangi timbulan sampah hingga 48 persen.

“Memang tantangan kita saat ini ada di hilirisasi karena industri pengolahan sampah masih terbatas dan banyak berada di Jawa. Namun, jika pengelolaan sampah organik berjalan optimal, pengurangan sampah dari sumber bisa sangat signifikan,” tandasnya.

  • Penulis: (*/ariel)
  • Editor: (/redaktur/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • 9 Program Prioritas Diajukan, UMKM Kaltara Siap Dorong Ekonomi Daerah

    9 Program Prioritas Diajukan, UMKM Kaltara Siap Dorong Ekonomi Daerah

    • account_circle (//rfy/- Adv/)
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus bergerak memperkuat tumpuan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Langkah nyata diambil Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat bertemu Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza, di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Senin (22/6). Pertemuan ini menjadi momen […]

  • Sinergi Buruh dan Pemerintah Warnai May Day

    Sinergi Buruh dan Pemerintah Warnai May Day

    • account_circle Redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng yang dilakukan secara simbolis oleh perwakilan pemerintah daerah bersama unsur kepolisian dan perwakilan buruh. Potong tumpeng tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus wujud kebersamaan antara buruh, pemerintah, dan aparat dalam menjaga sinergi. Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada […]

  • Bahas Tapal Batas, Bupati Berau jumpa Bupati Kutim

    Bahas Tapal Batas, Bupati Berau jumpa Bupati Kutim

    • account_circle *red
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Situasi tersebut membuat warga Semindal merasa terintimidasi oleh sejumlah oknum warga dari Melawai. Karena itu, Sri Juniarsih meminta Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dapat memberikan imbauan kepada masyarakatnya, khususnya warga Melawai dan Tepian Terap, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. “Sehubungan dengan situasi keamanan yang tidak kondusif di wilayah Semindal, kami berharap ada imbauan dari Pemerintah […]

  • Tiga Penumpang Tewas di KM Dharma Kartika IX

    Tiga Penumpang Tewas di KM Dharma Kartika IX

    • account_circle (*/Ariel)
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Kepala Kantor SAR Balikpapan, Dody Setiawan, mengungkapkan korban meninggal dunia ditemukan dalam dua tahap evakuasi di area dek kendaraan. Korban pertama ditemukan sekitar pukul 12.20 WITA di bagian belakang kendaraan dalam kondisi tertutup material. Selanjutnya, dua korban lainnya ditemukan di luar mobil, tertimpa muatan truk yang tumpah akibat kapal miring. “Jumlah korban meninggal dunia yang […]

  • Dipimpin Jufri Budiman, Komisi III DPRD Kaltara Desak PLN Selesaikan Masalah Listrik Sampai Akar

    Dipimpin Jufri Budiman, Komisi III DPRD Kaltara Desak PLN Selesaikan Masalah Listrik Sampai Akar

    • account_circle (/rfy/ADV/)
    • visibility 78
    • 0Komentar

    TARAKAN | BORNEO TERKINI – Maraknya keluhan dan pengaduan yang disampaikan masyarakat terkait sering terjadinya gangguan serta ketidakstabilan aliran listrik di kawasan Pantai Amal Baru, Kota Tarakan, akhirnya mendapat perhatian serius dari wakil rakyat. Menanggapi hal tersebut, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melaksanakan kunjungan kerja resmi ke kantor PT […]

  • Generasi Muda Dilibatkan, Bawaslu Resmikan Program Kakak Saka Adyasta

    Generasi Muda Dilibatkan, Bawaslu Resmikan Program Kakak Saka Adyasta

    • account_circle (/amd/)
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sebagai program baru, Bawaslu akan menerapkan sistem percontohan atau pilot project. Sebanyak dua hingga tiga sekolah dipilih sebagai lokasi awal untuk memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pengawasan pemilu. “Karena ini baru perdana, kita akan mulai dari skala kecil dulu. Dua atau tiga sekolah akan kita jadikan contoh. Tujuannya jelas, yaitu menumbuhkan kesadaran sejak dini agar […]

expand_less