Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Cari Solusi, DPRD Kaltara Bahas Jaminan Kesehatan Pekerja Non-Upah

Cari Solusi, DPRD Kaltara Bahas Jaminan Kesehatan Pekerja Non-Upah

  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TARAKAN | BORNEO TERKINI – Upaya menjaga keberlanjutan jaminan kesehatan bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) menjadi pembahasan utama dalam Rapat Dengar Pendapat yang diselenggarakan Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Pertemuan berlangsung di Hotel Royal Tarakan pada Rabu, 17 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, dihadirkan perwakilan pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan Cabang Tarakan guna mencari solusi terbaik. Pembahasan mencakup pengumpulan data terbaru, penampungan masukan dari berbagai pihak, serta penyusunan langkah strategis. Tujuannya memastikan keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Daerah sekaligus mempertahankan status Cakupan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Biro Hukum, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Keikutsertaan seluruh instansi tersebut dimaksudkan agar setiap aspek pengelolaan program dapat dibahas secara mendalam dan menyeluruh.

Kelompok Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) terdiri atas petani, nelayan, pedagang kecil, pengrajin, pekerja lepas, dan warga tanpa penghasilan tetap. Berbeda dengan pekerja formal yang iurannya ditanggung bersama pekerja dan pemberi kerja, seluruh biaya kepesertaan jaminan kesehatan bagi kelompok ini sepenuhnya dibebankan pada anggaran pemerintah daerah.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, H. Syamsuddin Arfah, M.Si., menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama keberhasilan program.

“Dengan kerja sama yang baik, diharapkan tidak ada satu pun warga yang terlewatkan dalam kepesertaan jaminan kesehatan. Seluruh hasil pembahasan akan dijadikan acuan penting dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tarakan, Yusef Eka Darmawan, menyampaikan terdapat dua kendala utama, yaitu ketidaktepatan data peserta dan penyesuaian alokasi dana. Belum ada keputusan final karena masih diperlukan verifikasi data dan perhitungan anggaran yang akurat. Namun telah disepakati untuk memperbaiki sistem pencatatan serta memperlancar penyaluran bantuan iuran.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Utara dapat berjalan optimal, berkelanjutan, dan tepat sasaran sesuai tujuan program nasional.

  • Penulis: (/rfy/- Adv/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • PAN Palembang Panaskan Mesin Politik, Fokus Rebut Kursi Pimpinan DPRD

    PAN Palembang Panaskan Mesin Politik, Fokus Rebut Kursi Pimpinan DPRD

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Palembang resmi mendeklarasikan pembentukan relawan pemenangan untuk menyongsong Pemilu 2029. Langkah ini menandai kesiapan partai mengonsolidasi basis suara hingga ke tingkat TPS dan RT. Deklarasi yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Palembang, Jumat (17/7/2026), dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan wilayah, termasuk Muhammad Rasyid Abdur […]

  • Paripurna Ke-2 Masa Persidangan II Tahun 2026

    Paripurna Ke-2 Masa Persidangan II Tahun 2026

    • 0Komentar

    KALTARA. Borneoterkini.co.id –  DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat paripurna ke – 2 Masa Persidangan II Tahun 2026 bertempat di Ruang Rapat DPRD pada hari Selasa (20/01). Rapat tersebut membahas sejumlah Ranperda yang telah dilakukan proses penyusunan dan pembahasan sebelumnya. Dalam rapat tersebut, mengagendakan 2 kegiatan, yaitu 1. Persetujuan Bersama Atas Rancangan Peraturan Daerah Provinsi […]

  • Pacu Sektor Pariwisata, Sekprov Kaltara Sinergikan Kinerja Lintas OPD

    Pacu Sektor Pariwisata, Sekprov Kaltara Sinergikan Kinerja Lintas OPD

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Denny Harianto, menyinergikan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi guna memacu pertumbuhan sektor pariwisata. Integrasi lintas instansi ini ditargetkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mengakselerasi roda perekonomian makro. Penegasan tersebut disampaikan Denny saat memimpin apel pagi aparatur sipil negara […]

  • Saefuddin Zuhri: Aksi Pungut Sampah dan Tebar Ikan Digelar

    Saefuddin Zuhri: Aksi Pungut Sampah dan Tebar Ikan Digelar

    • 0Komentar

    SAMARINDA. Borneoterkini.co.id – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saefuddin Zuhri, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menunjukkan komitmennya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai, di salah-satu bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), Jalan Tarmidi, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Sabtu pagi (25/10/2025). Aksi pungut sampah dan tebar ikan digelar dengan dirangkai peresmian speed boat baru […]

  • Sinergi OPD dan Fasilitas Ramah Anak, Kunci Malinau Kejar Target KLA 2029

    KLA Sempurna 2029, Wujud Komitmen Bangun SDM Unggul

    • 0Komentar

    MALINAU | BORNEO TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menargetkan pencapaian standar tertinggi atau predikat Sempurna untuk penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun 2029. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam mempersiapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sejak usia dini. Berdasarkan hasil penilaian terkini, Kabupaten Malinau telah berhasil mengantongi […]

  • Pasokan BBM Minim SPBU Malinau Hanya Buka Sampai Siang Hari

    Pasokan BBM Minim SPBU Malinau Hanya Buka Sampai Siang Hari

    • 0Komentar

    MALINAU | BORNEO TERKINI – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi keluhan utama masyarakat di Kabupaten Malinau. Sejak beberapa pekan terakhir, pasokan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di kawasan Malinau Kota mengalami penurunan drastis setiap harinya. Akibatnya, fasilitas pengisian resmi ini terpaksa menutup operasionalnya lebih awal, tepatnya pada siang […]

expand_less