Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlementaria » Optimalkan Pengelolaan Aset Daerah, Pansus I DPRD Kaltara Finalisasi Ranperda BMD

Optimalkan Pengelolaan Aset Daerah, Pansus I DPRD Kaltara Finalisasi Ranperda BMD

  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Panitia Khusus (Pansus) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi merampungkan pembahasan Rancangan Perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).

Finalisasi ini digodok dalam rapat kerja yang dipimpin langsung oleh Ketua Pansus I, Herman, di gedung DPRD Kaltara, Senin (29/6). Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri oleh jajaran Anggota Pansus I, perwakilan Biro Hukum Setda Kaltara, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Tim Pakar Pansus I.

Pembahasan kali ini difokuskan pada penyempurnaan draf final hasil harmonisasi bersama Kementerian Hukum. Revisi regulasi dinilai mendesak demi menyelaraskan aturan daerah dengan dinamika hukum nasional terbaru.

Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan dalam perubahan Perda meliputi:

  • Menyelaraskan tata nama kelembagaan dan instansi agar sesuai dengan struktur regulasi pusat.
  • Memperketat dan memperjelas mekanisme sewa aset daerah guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain fokus pada pasal-pasal krusial, Pansus I memberikan catatan tebal terkait urgensi percepatan pendataan Barang Milik Daerah. Secara khusus, DPRD menyoroti aset-aset pasca-pemekaran dari provinsi induk, Kalimantan Timur (Kaltim), yang hingga kini belum terinventarisasi secara optimal.

“Aset-aset eks-Kaltim ini harus segera didata dan ditertibkan. Inventarisasi yang lemah berpotensi membuka celah penyalahgunaan aset daerah yang merugikan keuangan negara,” tegas pimpinan rapat, Herman.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mempercepat payung hukum ini, rapat kerja ditutup dengan prosesi penandatanganan Berita Acara bersama antara Pansus I DPRD Kaltara dan Kepala Biro Hukum Setda Kaltara.

Dokumen penandatanganan ini akan menjadi dasar resmi untuk mengusulkan fasilitasi Ranperda ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah proses fasilitasi di pusat rampung, regulasi baru ini dijadwalkan segera dibawa ke Sidang Paripurna DPRD Provinsi Kaltara untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah secara definitif.

  • Penulis: (/Adv/)
  • Editor: (/Red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Sekda Berau turut Hadiri Apel Peringatan Hari Jadi ke-13 Bulungan

    Sekda Berau turut Hadiri Apel Peringatan Hari Jadi ke-13 Bulungan

    • 0Komentar

    BULUNGAN. Borneoterkini.co.id – Sekretaris Kabupaten Berau, M Said, mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri apel peringatan Hari Jadi ke-13 Kabupaten Bulungan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Kehadiran Sekkab M Said pada peringatan ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Berau dalam mendukung kerja sama antar daerah di berbagai sektor. Hal ini dinilai cukup penting mengingat Berau […]

  • Forum Konsultasi Publik Pembahasan Ranwal RKPD Berau

    Forum Konsultasi Publik Pembahasan Ranwal RKPD Berau

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id –  Sekretaris Daerah (Sekda) Muhammad Said, Membuka Forum Konsultasi Publik Pembahasan Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Kabupaten Berau, Tahun 2027. Rapat yang dilaksanakan secara luring dan daring tersebut, diikuti sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemangku kepentingan, akademisi, serta unsur masyarakat melalui zoom meeting. Sekda, Muhammad Said, mengatakan, bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan rangkaian […]

  • Stamaops Polri Audit Layanan 110 dan Samapta di Ogan Ilir, Kinerja Dinilai Positif

    Stamaops Polri Audit Layanan 110 dan Samapta di Ogan Ilir, Kinerja Dinilai Positif

    • 0Komentar

    OGAN ILIR | BORNEO TERKINI – Kesiapan pelayanan publik dan respons operasional di Polres Ogan Ilir menjadi sorotan utama Tim Stamaops Polri dalam kunjungan kerjanya, Rabu (6/5/2026). Rombongan melakukan pengecekan mendalam terhadap kinerja Call Center 110 serta kesiapsiagaan fungsi Samapta. Kegiatan dipimpin langsung oleh Karodalops Stamaops Polri Brigjen Pol Benny Iskandar dan Karojianstra Stamaops Polri […]

  • Kuota Haji Malinau 2026 Terbatas, Pemkab Tetap Beri Dukungan Penuh dan Targetkan Peningkatan Bertahap

    Kuota Haji Malinau 2026 Terbatas, Pemkab Tetap Beri Dukungan Penuh dan Targetkan Peningkatan Bertahap

    • 0Komentar

    MALINAU | BORNEO TERKINI – Jumlah keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Malinau pada tahun 2026 hanya tercatat sebanyak dua orang. Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan rata-rata tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 51 orang, akibat perubahan sistem penetapan kuota secara nasional. Pemerintah daerah tetap menjamin fasilitasi perjalanan jemaah dan menargetkan peningkatan jumlah keberangkatan secara bertahap . […]

  • Dirut Perumda Batiwakkal Berau Paparkan Best Practice

    Dirut Perumda Batiwakkal Berau Paparkan Best Practice

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Plt. Direktur PDAM Tirta Sungoi Sesayap Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, Tedi Kongso Suseno, baru-baru ini melakukan studi banding ke Perumda Air Minum Batiwakkal Berau. Kunjungan tersebut disambut Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Saipul Rahman, yang kemudian memaparkan Best Practice (Praktik Terbaik) dan berbagai inovasi yang telah diterapkannya, […]

  • FPKD Rumuskan Cara Hemat Anggaran Tanpa Hambat Pembangunan

    FPKD Rumuskan Cara Hemat Anggaran Tanpa Hambat Pembangunan

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Pertemuan tahunan Forum Perencanaan dan Keuangan Daerah (FPKD) berlangsung di kawasan tepi sungai Palembang pada Kamis (18 Juni 2026). Kegiatan ini mempertemukan perwakilan pemerintah dari kabupaten dan kota di seluruh Indonesia untuk membahas pengelolaan dana daerah di tengah kebijakan penghematan anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat. Dengan mengusung tema “Menghadapi Efisiensi […]

expand_less