Pemprov Kaltara Percepat Usulan DAK 2027, Batas Akhir 10 Juli
- account_circle (/Adv/)
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

RDP Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2027. Dibadiri OPD terkait Pemprov Kaltara. BORNEO TERKINI/Foto: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KALTARA | BORNEO TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mempercepat penyusunan usulan Dana Alokasi Khusus Tahun 2027. Langkah ini ditempuh melalui rapat koordinasi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah yang digelar di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (1/7).
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kaltara, Denny Harianto, sebagai tindak lanjut surat Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas Nomor T-11492/D.02/PP.04.02/06/2026 tertanggal 19 Juni 2026 mengenai kebijakan DAK Tahun 2027.
Denny Harianto menegaskan seluruh perangkat daerah harus memanfaatkan waktu yang tersisa. Seluruh usulan, baik DAK fisik maupun nonfisik, wajib dimasukkan melalui Sistem KRISNA paling lambat 10 Juli 2026.
“Masa pengajuan berlangsung sejak 17 Juni hingga 10 Juli 2026. Kita pastikan semua usulan sudah terkirim lewat sistem tersebut,” ujarnya.
Ia menyebutkan total alokasi DAK yang diperebutkan pemerintah daerah di seluruh Indonesia mencapai sekitar Rp5 triliun. Oleh sebab itu, Kaltara harus bergerak cepat agar mendapatkan bagian pendanaan dari pemerintah pusat.
“Kita tidak boleh diam. Koordinasi diperlukan supaya peluang ini bisa dimanfaatkan secara maksimal,” tegasnya.
Evaluasi akan dilakukan kembali tepat pada batas akhir pengajuan. Jika masih ada usulan yang belum terkirim, hal itu akan segera dilaporkan kepada Gubernur Kaltara.
Selain melengkapi persyaratan, Pemprov juga akan mengawal proses peninjauan proposal ke kementerian guna meningkatkan peluang persetujuan.
Denny mengingatkan agar setiap OPD tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Pendanaan dari DAK menjadi salah satu sumber dukungan penting untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Saya berharap dana ini dapat cair dan memberikan manfaat nyata bagi Kaltara, karena sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh kepala OPD dalam memberikan masukan dan usulan. Diharapkan koordinasi yang terjalin dapat menghasilkan rencana yang berkualitas demi kemajuan daerah.
- Penulis: (/Adv/)
- Editor: (/Red/)







Saat ini belum ada komentar