Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlementaria » DPRD Kaltara Kawal Transparansi Harga TBS Sawit, Targetkan Tata Niaga yang Adil

DPRD Kaltara Kawal Transparansi Harga TBS Sawit, Targetkan Tata Niaga yang Adil

  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTARA | BORNEO TERKINI – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen penuh mengawal transparansi formula penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di lapangan. Pengawasan ketat disiapkan demi menciptakan tata niaga yang adil sekaligus menyelaraskan regulasi yang menguntungkan petani lokal serta pihak perusahaan.

Sikap parlemen mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Kaltara, Tanjung Selor, Selasa (14/7/2026). Agenda lintas sektor ini mempertemukan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) perkebunan kelapa sawit se-Kaltara.

Ketua Komisi II DPRD Kaltara dari Fraksi Golkar, Robenson Tadem, menilai penyelarasan regulasi sangat mendesak demi menjaga keseimbangan ekosistem perkebunan di Bumi Benuanta.

“Langkah ini diharapkan mampu melindungi kesejahteraan para petani lokal sekaligus menjaga stabilitas iklim investasi sektor perkebunan di seluruh wilayah Kalimantan Utara,” ujar Robenson di sela-sela rapat.

RDP dihadiri oleh berbagai unsur instansi dan organisasi penting, di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW APKASINDO), PT Sucofindo, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), serta Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Selain itu, koperasi sawit bersama perwakilan petani plasma dan swadaya turut hadir menyuarakan aspirasi. Dari sisi dunia usaha, puluhan perwakilan Perusahaan Besar Swasta (PBS) perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bulungan, Nunukan, Tana Tidung, dan Malinau tampak memenuhi ruang rapat.

Melalui forum dialog yang berjalan dinamis, Komisi II menelurkan sejumlah keputusan kunci untuk menjawab keluhan petani. Salah satunya adalah kesepakatan melibatkan PT Sucofindo sebagai pihak ketiga yang netral untuk melakukan standardisasi uji rendemen, sehingga kualitas sawit petani tidak lagi dinilai sepihak oleh korporasi.

Parlemen juga mendesak pembentukan tim pengawas gabungan guna menyisir pabrik-pabrik sawit secara berkala. Sikap tegas diambil demi memastikan tidak ada lagi PBS yang memotong harga TBS di bawah ketetapan resmi pemerintah.

Sebagai tindak lanjut, evaluasi menyeluruh terhadap kontrak kemitraan antara petani plasma dan perusahaan dijadwalkan mulai berjalan bulan depan. Keputusan komisi menjadi titik terang baru bagi penataan tata niaga sawit yang lebih sehat di Kalimantan Utara.

  • Penulis: (/rfy-Adv/)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Khitan Massal dan Donor Darah Warnai Hari Jadi Trisula Nusantara

    Khitan Massal dan Donor Darah Warnai Hari Jadi Trisula Nusantara

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Paguyuban Trisula Nusantara Palembang merayakan hari jadi (anniversary) perdana dengan semangat kebersamaan dan aksi sosial. Puncak perayaan yang berlangsung pada Minggu (12/07/2026) di Lapangan Burung, Jalan Sinaraga, 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang, ini menjadi penutup rangkaian kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat luas. Sebelum acara puncak berlangsung, paguyuban telah […]

  • Tolak Sistem Parkir Elektronik di PSAD

    Tolak Sistem Parkir Elektronik di PSAD

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Sejumlah pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) Kabupaten Berau menggelar aksi penolakan terhadap penerapan sistem parkir elektronik, yang mulai dioperasikan sejak Senin (23/2/2026) kemarin. Informasih sebelumnya, sistem parkir elektronik di PSAD telah rampung dibangun sejak akhir tahun 2024 dan direncanakan untuk meningkatkan retribusi daerah sekaligus mengatasi kasus penggelapan retribusi yang pernah […]

  • FPKD Rumuskan Cara Hemat Anggaran Tanpa Hambat Pembangunan

    FPKD Rumuskan Cara Hemat Anggaran Tanpa Hambat Pembangunan

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Pertemuan tahunan Forum Perencanaan dan Keuangan Daerah (FPKD) berlangsung di kawasan tepi sungai Palembang pada Kamis (18 Juni 2026). Kegiatan ini mempertemukan perwakilan pemerintah dari kabupaten dan kota di seluruh Indonesia untuk membahas pengelolaan dana daerah di tengah kebijakan penghematan anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat. Dengan mengusung tema “Menghadapi Efisiensi […]

  • Gubernur Ingatkan Pihak Perusahaan Perbaikan Jalan Lewat CSR

    Gubernur Ingatkan Pihak Perusahaan Perbaikan Jalan Lewat CSR

    • 0Komentar

    BULUNGAN | BORNEO TERKINI – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang,  mengingatkan pihak perusahaan ikut ambil bagian dalam perbaikan jalan Desa seperti di Kawasan Industri Tanah Kuning-Mangkupadi yang rusak parah yang perluh perbaikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Hal ini dikatakan Zainal A. Paliwang,  dalam forum Musrenbang RKPD Provinsi Kaltara Tahun 2027 di […]

  • Musrenbang Teluk Bayur, Sejarah dan UMKM jadi Andalan

    Musrenbang Teluk Bayur, Sejarah dan UMKM jadi Andalan

    • 0Komentar

    BERAU. Borneoterkini.co.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dengan penyusunan RKPD 2027 menghasilkan sebanyak 525 usulan program, dari dua kelurahan dan empat kampung. Dari total 525 usulan, rinciannya meliputi: Kelurahan Rinding: 190 usulan, Kelurahan Teluk Bayur: 131 usulan, Kampung Labanan Jaya: 28 usulan, Kampung Labanan Makarti: 41 usulan, Kampung Labanan Makmur: 99 usulan. Musrenbang […]

  • Inovatif, Bank Sampah Lebak Jaya 3 Olah Limbah Jadi Ketahanan Pangan dan Ekonomi

    Inovatif, Bank Sampah Lebak Jaya 3 Olah Limbah Jadi Ketahanan Pangan dan Ekonomi

    • 0Komentar

    PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengapresiasi pengelolaan Bank Sampah di Desa Qur’an Lebak Jaya 3 yang dinilai tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menghadirkan nilai tambah berupa edukasi, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penilaian itu disampaikan langsung saat ia meninjau aktivitas bank sampah tersebut, Rabu (20/5/2026). Dalam […]

expand_less