Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlementaria » Fraksi PKS Sepakati Dua Raperda Menjadi Perda, Dorong Sosialisasi Masif dan Terstruktur ke Masyarakat

Fraksi PKS Sepakati Dua Raperda Menjadi Perda, Dorong Sosialisasi Masif dan Terstruktur ke Masyarakat

  • account_circle (/red */)
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 558
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Berikut pandangan Fraksi dan catatan Fraksi PKS terhadap Ranperda APBD Berau tahun anggaran 2026, yaitu:

Efesiensi belanja dan skala prioritas, Fraksi PKS menekankan perlunya efesiensi maksimal dalam belanja operasional.

“Hal ini dimaksut agar program yang tidak berdampak langsung pada memulihan ekonomi dan layanan dasar,” ungkap H. Tamrin.

Selanjutnya dipaparkan, H. Tamrin, optimalisasi PAD dengan menyusutnya Sana Transfer, optimalisasi PAD menjadi krusial.

“Pemkab Berau harus menggali potensi sumber pendapatan daerah secara berkelanjutan, inovatif, tanpa memberatkan masyarakat,” pungkasnya.

Adapun catatan Fraksi PKS, H. Tamrin, menyebut bahwa transparansi dan akuntabel, yaitu Fraksi PKS meminta pelaksanaan APBD 2026 nantinya dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Pengawasan melekat ditingkatkan untuk mencegah kebocoran anggaran dan memastikan setiap rupiah digunakan seoptimal mungkin,” ujarnya.

Terkait masukan terdahadap Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Fraksi PKS memandang bahwa revisi harus bertujuan untuk penyederhanaan admitrasi, peningkatan kepatuhan wajib pajak, dan yang terpenting menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Masukan dan saran, aspek keadian merupakan perubahan Perda ini harus mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat dan UMKM.

Selain itu Pemkab Berau wajib melakukan sosialisai yang masif dan testruktur kepada masyarakat dan dunia usah terkait perubahan tarif dan objek pajak retribusi yang baru.

“Sebelum Perda ini diimplementasikan secara umum” terang H. Tamrin.

Kemudian tentang legitalisasi layanan. ‘Yang kami mendorong agar sistem pungutan pajak dan retribusi didukung penuh sistem digital terintegrasi untuk menimalisir kontak langsung dan mengingatkan efesiensi serta transparansi penerimaan daerah’.

  • Penulis: (/red */)
  • Editor: Redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Forum Konsultasi Publik Pembahasan Ranwal RKPD Berau

    Forum Konsultasi Publik Pembahasan Ranwal RKPD Berau

    • account_circle (*/Beraukab/}
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Kepala Bapelitbang Kabupaten, Ir. Endah Ernany Triariani menjelaskan tahapan penyusunan RKPD 2027, yang pertama Persiapan Penyusunan. Yaitu, dengan melakukan pembentukan Tim Penyusun RKPD, Penyusunan jadwal dan agenda kerja, Pengumpulan data dan informasi melalui SIPD, dan Kick-off meeting untuk merumuskan arah kebijakan awal. tahap kedua adalah, Penyusunan Rancangan Awal dengan melakukan analisis gambaran umum kondisi daerah […]

  • Tanpa Andalalin, THM Hotman Paris Kena Sorotan DPRD Samarinda

    Tanpa Andalalin, THM Hotman Paris Kena Sorotan DPRD Samarinda

    • account_circle (/adk/)
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Lebih lanjut, Abdul Rohim mengingatkan bahwa dokumen Andalalin bukan sekadar syarat administrasi biasa. Dokumen ini berfungsi sebagai landasan utama untuk mengukur dan mengantisipasi dampak aktivitas usaha terhadap kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan warga di sekitar lokasi. “Jika aturan ini diabaikan, dampak buruknya pasti akan langsung dirasakan masyarakat. Mulai dari kemacetan parah, gangguan akses jalan, […]

  • Serahkan SK PPPK, Gubernur Zainal: Jaga Integritas

    Serahkan SK PPPK, Gubernur Zainal: Jaga Integritas

    • account_circle (/red */)
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Zainal juga berpesan kepada seluruh PPPK Paruh Waktu agar bekerja dengan integritas, disiplin dan loyalitas kepada negara serta masyarakat. Jaga etika ASN, bangun budaya kerja yang profesional dan terus tingkatkan kompetensi serta kinerja, meskipun dengan status paruh waktu. “Kedepan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi kinerja secara obyektif, mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme sehingga PPPK Paruh […]

  • Bergeser Garis Perbatasan Indonesia - Malaysia, Tiga Desa di Nunukan Diambil Malaysia

    Bergeser Garis Perbatasan Indonesia – Malaysia, Tiga Desa di Nunukan Diambil Malaysia

    • account_circle (/red */)
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Ditegaskannya bahwa perubahan garis batas negara telah mengakibatkan bergesernya tiga desa di Nunukan ke wilayah administrasi Malaysia. Kesepakatan dalam persidang 45 Joint Indonesia-Malaysia Boundary Committee menyepakati pembagian wilayah Pulau Sebatik. Meski perjanjian itu memberikan 4,9 hektare wilayah Indonesia untuk Malaysia, tapi Ossy Dermawan menyebut total luas yang hilang adalah 6,1 hektare. Lantaran pemerintah Indonesia harus […]

  • Amrie Hakim, AMSI: Gugatan Menteri Amran Sulaiman atas Tempo Ancam Kebebasan Pers

    Amrie Hakim, AMSI: Gugatan Menteri Amran Sulaiman atas Tempo Ancam Kebebasan Pers

    • account_circle (/red */)
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Dalam hal pihak Menteri Pertanian Amran Sulaiman menilai Tempo belum seluruhnya melaksanakan putusan PPR Dewan Pers, AMSI menyarankan agar pihak Menteri Pertanian kembali mengadukan Tempo ke Dewan Pers sesuai mekanisme yang diatur dalam UU Pers, dan bukan mengajukan gugatan perdata terhadap Tempo. Pada saat yang sama, AMSI juga meminta Dewan Pers untuk memberi penjelasan ke […]

  • Ketidakpenuhan Hak Buruh, Komisi 1 DPRD Bulungan: Pengusaha dan Pemda "Jangan Diam"

    Ketidakpenuhan Hak Buruh, Komisi 1 DPRD Bulungan: Pengusaha dan Pemda “Jangan Diam”

    • account_circle /*red/)
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Adapun pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, di Disnaker Tenaga Kerjaan, serta hak-hak lain yang hingga kini masih belum dapat sepenuhnya terpenuhi. DPRD Bulungan akan terus mendorong terwujudnya kebijakan tersebut dan berpihak kepada pekerja, demi keadilan dan keseimbangan hubungan industrial. Perlakuan yang manusiawi terhadap buruh adalah cermin dari kualitas Pemerintahan dan dunia usaha. Itu sebabnya, “Kami ingin […]

expand_less