Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Inovatif, Bank Sampah Lebak Jaya 3 Olah Limbah Jadi Ketahanan Pangan dan Ekonomi

Inovatif, Bank Sampah Lebak Jaya 3 Olah Limbah Jadi Ketahanan Pangan dan Ekonomi

  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Palembang menyerahkan bantuan sarana dan prasarana untuk menunjang operasional bank sampah tersebut. Bantuan yang diserahkan meliputi satu unit kendaraan Kaisar, mesin pencacah sampah organik, mesin pencacah plastik, 10 unit wadah sampah, bantuan pembibitan ikan gurami, ternak bebek, hingga dukungan perluasan kolam retensi air.

Perwakilan Pemkot Palembang menjelaskan, langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah mendukung setiap kelompok masyarakat yang peduli terhadap lingkungan hidup.

“Pemerintah hadir di setiap entitas masyarakat yang peduli lingkungan, salah satunya bank sampah ini. Hari ini Wali Kota menyerahkan bantuan sarana prasarana agar operasional mereka semakin lancar dan berkembang,” ungkap perwakilan pemerintah daerah tersebut.

Hingga saat ini, tercatat ada 99 unit bank sampah yang beroperasi di seluruh wilayah Kota Palembang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 bank sampah telah melalui proses verifikasi dan menerima bantuan secara simbolis. Penyaluran bantuan selanjutnya akan dilakukan melalui kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di masing-masing kecamatan.

Pemkot juga menargetkan pertumbuhan jumlah dan kualitas layanan bank sampah agar semakin merata di tengah masyarakat. “Semakin lama, bank sampah ini harus semakin tumbuh dan hadir lebih luas, karena ini adalah wujud kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” lanjutnya.

Sementara itu, pengelola Bank Sampah Desa Qur’an Lebak Jaya 3 menjelaskan bahwa tempat ini memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan bank sampah lain. Bank sampah ini disebut satu-satunya di Palembang yang seluruh operasionalnya berbasis pada pengelolaan sampah organik. Selain pengolahan limbah, lembaga ini juga menjalankan program pendidikan lingkungan dan ketahanan pangan bagi warga sekitar.

Kapasitas pengelolaan sampah plastik di tempat ini telah mencapai 7 ton per bulan, di mana hasil pengolahannya dimanfaatkan kembali untuk mendukung program sosial dan layanan operasional yang diberikan secara cuma-cuma bagi masyarakat. Ke depannya, pengelola menargetkan mampu mengolah sampah rumah tangga hingga 5 ton per hari, seiring bertambahnya kapasitas dan sarana pendukung yang tersedia.

Tags
  • Penulis: (/Amd/)
  • Editor: (/red/ski*/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Awal Ramadan 2026 Versi NU, Muhammadiyah, Pemerintah dan BRIN

    Awal Ramadan 2026 Versi NU, Muhammadiyah, Pemerintah dan BRIN

    • 0Komentar

    “Hasilnya berbeda jika menggunakan konsep hilal global, yang menetapkan awal bulan apabila hilal telah memenuhi kriteria di wilayah mana pun di dunia, serta konjungsi terjadi sebelum fajar di Selandia Baru,” tambah Thomas. Kriteria global, hilal pada 17 Februari sudah memenuhi syarat di Alaska. Karena itu, awal Ramadan bisa ditetapkan pada 18 Februari 2026. Pemerintah Tunggu […]

  • FPKD Rumuskan Cara Hemat Anggaran Tanpa Hambat Pembangunan

    FPKD Rumuskan Cara Hemat Anggaran Tanpa Hambat Pembangunan

    • 0Komentar

    Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan di satu wilayah bisa dijadikan contoh bagi daerah lain untuk meningkatkan kinerja pengelolaan dana publik. Sebanyak 97 orang telah dipastikan hadir dalam pertemuan ini. Peserta datang dari berbagai penjuru nusantara, dengan yang terjauh berasal dari Kabupaten Malinau dan Kota Bitung. Diharapkan melalui kegiatan ini terjalin hubungan kerja yang lebih […]

  • DPRD Kaltara Respon Keluhan Warga Krayan Terkait Akses Jalan

    DPRD Kaltara Respon Keluhan Warga Krayan Terkait Akses Jalan

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan kembali menjadi sorotan DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Pada Selasa (14/7/26), legislatif menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama warga Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, guna mencari solusi atas kondisi ruas jalan Lembudud–Long Layu–Binuang. Wakil Ketua II DPRD Kaltara, H. Muddain, menegaskan pembangunan jalan di wilayah […]

  • Disporapar Matangkan Konsep Kawasan Olahraga Multifungsi jadi Pusat Sport Tourism

    Disporapar Mematangkan Konsep Kawasan Olahraga Multifungsi untuk Mendorong Sport Tourism

    • 0Komentar

    Selain fasilitas olahraga, konsep pengembangan kawasan nantinya diarahkan agar terintegrasi dengan sektor seni dan pariwisata. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pembangunan convention hall dan fasilitas kesenian guna mendukung konsep sport tourism. “Kami sedang memetakan kemungkinan pengembangan kawasan, termasuk rencana menghadirkan gedung kesenian dan convention hall, agar kawasan ini bisa dimanfaatkan secara multifungsi dan […]

  • Menlu Sugiono Kutuk Serangan Israel Tewaskan 1 Prajurit TNI di Lebanon

    Menlu Sugiono Kutuk Serangan Israel Tewaskan 1 Prajurit TNI di Lebanon

    • 0Komentar

    Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Praka Farizal Rhomadhon yang menjalankan misi kemanusiaan dunia. Selain satu korban meninggal, tiga prajurit lainnya juga mengalami luka, dengan satu di antaranya dalam kondisi luka berat. Pemerintah RI, lanjutnya, memberikan penghormatan tinggi kepada prajurit yang gugur karena telah mengharumkan nama Indonesia dalam misi perdamaian […]

  • Gubernur Kaltara: Dukung Pembangunan dan Kerukunan

    Gubernur Kaltara: Dukung Pembangunan dan Kerukunan

    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen mendukung organisasi masyarakat termasuk KKSS. Menurut H. Zainal A. Paliwang, kehadiran KKSS di Kaltara memiliki peran yang sangat strategis. Lebih lanjut, Gubernur Zainal yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Makassar itu mengungkapkan rasa syukur atas dukungan Ketua Umum BPP KKSS yang juga Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dalam mempersatukan warga […]

expand_less