Kapolres Ogan Ilir Polri Terbuka Aspirasi Siap Tindak Penyimpangan MBG
- account_circle (/Amd/)
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 50
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kegiatan “Begesa Bersama” bersama unsur mahasiswa dan organisasi kepemudaan. BORNEO TERKINI/Ahmad.Safe'i
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Perwakilan mahasiswa berharap Polri senantiasa membuka ruang komunikasi yang luas dan terus bersinergi dengan kaum muda demi menjaga kondusivitas wilayah. Secara khusus, mereka juga meminta perhatian lebih terkait maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di lingkungan kampus Universitas Sriwijaya.
Menanggapi hal itu, Kapolres Ogan Ilir menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap kritik, saran, maupun aspirasi masyarakat, selama disampaikan dengan cara damai, tertib, dan tidak melanggar aturan hukum yang berlaku.
“Polri bukan anti-kritik. Selama penyampaian aspirasi dilakukan dengan tertib dan tidak anarkis, kami siap mengawal dan mengamankan. Kami juga berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang positif bagi masyarakat luas,” ujar Bagus Suryo Wibowo.
Terkait Program MBG, Kapolres menjelaskan bahwa pihak kepolisian tidak terlibat dalam pengelolaan dapur maupun penunjukan penyedia layanan program tersebut. Meski demikian, jika ditemukan indikasi penyimpangan atau pelanggaran, pihaknya akan segera melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selain berfungsi sebagai ajang silaturahmi, kegiatan Begesa Bersama ini juga menjadi langkah strategis sebagai sistem penyeimbang suasana serta sarana deteksi dini terhadap potensi dinamika sosial dan gangguan keamanan yang mungkin timbul di wilayah Ogan Ilir.
Kegiatan ini berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif hingga selesai.
- Penulis: (/Amd/)
- Editor: (/red/ski*/)







Saat ini belum ada komentar