Pengelolaan Museum Kota Tua Teluk Bayur Masih Menggantung
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

Museum Kota Tua Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kaltim. (BORNEO TERKINI/Foto: Rain)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Kami belum bisa melangkah lebih jauh. Masih menunggu surat resmi dari Disbudpar terkait penyerahan pengelolaan museum,” ujar Edi.
Ia menekankan pentingnya kejelasan status ini. Bangunan yang telah selesai direvitalisasi tersebut seharusnya bisa segera beroperasi sebagai pusat edukasi sejarah sekaligus destinasi wisata unggulan di Teluk Bayur.
Disbudpar Berau sendiri berkomitmen menggelar rapat koordinasi dalam waktu dekat. Agenda utamanya membahas skema pengelolaan dan pembentukan tim operasional. Hingga kini, belum ada kejelasan apakah pengelolaan akan dipegang langsung oleh Pemkab Berau atau didelegasikan ke pihak kecamatan.
“Rapat khusus segera dijadwalkan. Harapannya, status pengelolaan segera diputuskan agar museum bisa difungsikan,” tambah Edi.
Sebagai informasi, revitalisasi Museum Kota Tua dan kawasan sekitarnya—termasuk gedung bioskop bersejarah—merupakan bagian dari target Pemkab Berau mengembangkan wisata sejarah. Namun, proyek tersebut kini terbentur kebuntuan model kelembagaan yang akan mengelolanya.
- Penulis: (/rain/)
- Editor: (/red/)








Saat ini belum ada komentar