40 Pengurus Baru Akuatik Siap Cetak Prestasi Nasional
- account_circle (/hmd/)
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PALEMBANG | BORNEO TERKINI – Pengurus Akuatik Indonesia Kota Palembang periode 2025–2029 resmi dilantik. Sebanyak 40 anggota baru dikukuhkan dalam acara yang berlangsung di Riverside Restaurant, Sabtu (25/04/2026), guna memperkuat organisasi ke depannya.
Ketua Akuatik Indonesia Kota Palembang, dr. H. Ismail Bastomi, Sp.OT, menyatakan bahwa kepengurusan baru ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan prestasi atlet, khususnya di cabang olahraga air.
“Alhamdulillah, pelantikan berjalan lancar. Dengan susunan pengurus yang baru ini, kami berharap bisa memberikan kontribusi yang lebih bermakna terhadap prestasi atlet,” ujar Ismail kepada awak media usai acara.
Selama ini, cabang renang di bawah naungan organisasi tersebut telah mencatatkan prestasi membanggakan, terutama pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di mana tim berhasil meraih juara umum dengan koleksi 18 medali emas.
Namun, Ismail menegaskan bahwa ke depannya pihaknya tidak hanya fokus pada renang. Organisasi akan mulai mengembangkan cabang olahraga air lainnya secara serius.
“Kita ingin memperluas pembinaan, bukan hanya renang saja. Ada polo air, loncat indah, renang perairan terbuka, dan senam artistik yang akan mulai kita kembangkan,” jelasnya.
Menurutnya, selama ini klub-klub olahraga di Sumatera Selatan masih didominasi oleh klub renang. Oleh karena itu, ia mendorong agar klub-klub tersebut juga mulai membina atlet di cabang lain, khususnya polo air yang sebelumnya pernah menjadi andalan daerah.
“Polo air ini sebenarnya dulu cukup kuat di Sumatera Selatan, hanya saja pembinaannya belakangan kurang maksimal. Di periode ini, kita akan coba galakkan kembali,” tambahnya.
Selain pengembangan disiplin ilmu olahraga, Akuatik Indonesia Kota Palembang juga menargetkan kontribusi di tingkat nasional melalui pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Untuk mencapai target tersebut, Ismail berharap adanya dukungan lebih dari berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pemerintah daerah.
“Kami berharap ke depan ada dukungan lebih, baik dari KONI maupun pemerintah daerah, seperti pemberian beasiswa dan bonus pembinaan bagi atlet berprestasi, agar mereka semakin termotivasi,” tutupnya.
- Penulis: (/hmd/)
- Editor: (/ski */)



Saat ini belum ada komentar