Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Indikasi Pelanggaran Hukum di Kios AKB Sanipah I Rugikan PAD

Indikasi Pelanggaran Hukum di Kios AKB Sanipah I Rugikan PAD

  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 406
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kejari Berau menaruh perhatian pada aspek administrasi, khususnya substansi perjanjian sewa. Dalam draf kontrak yang digunakan, tidak ditemukan klausul yang tegas terkait peruntukan kios maupun larangan alih fungsi dan alih sewa.

“Kontraknya tidak spesifik mengatur peruntukan, sehingga posisi pemerintah jadi lemah,” jelasnya.

Kondisi ini dinilai membuka celah pemanfaatan aset daerah secara tidak sah, meskipun secara administratif sulit dijerat karena lemahnya dasar perjanjian. Ke depan, Kejaksaan Negeri Berau menyatakan komitmennya untuk membantu pemerintah daerah membenahi tata kelola aset. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Jaksa Agung agar Kejaksaan turut berperan dalam optimalisasi penerimaan daerah. Pihak Kejari mengaku telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Berau, Diskoperindag, serta BPKAD guna mendorong penataan ulang sistem sewa kios agar lebih tertib dan akuntabel.

“Kontrak harus diperjelas agar hak dan kewajiban penyewa jelas,” pungkasnya.

Sebelumnya, pengelolaan kios 4×6 milik pemerintah daerah yang berada di Jalan AKB Sanipah I sempat disorot, setelah muncul dugaan adanya pihak tertentu yang memanfaatkan lapak tersebut untuk meraup keuntungan pribadi. Di tengah isu itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa seluruh rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait keberadaan kios itu sebenarnya sudah ditindaklanjuti sejak lama. Menurutnya, permasalahan administratif yang sempat muncul pada 2014 telah selesai pada 2015, jauh sebelum ia menjabat.

Dijelaskan, sejak Dia dipercaya memimpin Diskoperindag pada 2022, retribusi justru menunjukkan perkembangan positif, mengalami peningkatan yang menurutnya tidak lepas dari upaya pengawasan yang dilakukan secara konsisten. Bahkan, setiap bulan pihaknya selalu mengingatkan para penyewa terkait kewajiban pembayaran, yang secara perlahan menumbuhkan kesadaran untuk menunaikan tanggung jawab mereka. Pun pengawasan kios 4×6 tidak hanya dilakukan oleh Diskoperindag. Ada tim penertiban khusus yang beranggotakan lintas instansi, mulai dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), BPKAD, Satpol PP, Polres Berau, Koramil, hingga bagian hukum. Tim tersebut secara rutin memastikan keberadaan kios tetap sesuai aturan, serta penggunaan aset pemerintah tidak menimbulkan masalah baru.

“Pendekatan humanis tetap menjadi prioritas, sejalan dengan arahan wakil bupati Berau agar penertiban dilakukan dengan memberi pemahaman terlebih dahulu kepada masyarakat,” terangnya.

Saat ini tercatat ada 78 wajib retribusi yang menyewa kios tersebut. Diskoperindag tengah menyiapkan pendataan lanjutan, untuk memastikan kejelasan penyewa di setiap unit kios. Nantinya setiap kios akan dipasangi identitas, mencantumkan bahwa bangunan itu milik pemerintah daerah, sekaligus memuat nama penyewa resmi. Langkah ini dianggap penting untuk mencegah praktik alih sewa yang tidak sesuai ketentuan.

  • Penulis: (*/#)
  • Editor: (/red/)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Baca lainnya

  • Kemenko PMK Tinjau Program PHTC di RSUD Akmad Berahim Tana Tidung

    Kemenko PMK Tinjau Program PHTC di RSUD Akmad Berahim Tana Tidung

    • 0Komentar

      Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK, Sukadiono, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tana Tidung atas sambutan yang hangat. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan kebutuhan mendesak dan prioritas utama. “Peningkatan kualitas layanan kesehatan bertujuan memastikan pasien memperoleh layanan yang lebih aman, lebih bermutu, dan lebih konsisten. Untuk itu, […]

  • Rakor Kesbangpol se-Kaltim, Berau jadi Tuan Rumah

    Rakor Kesbangpol se-Kaltim, Berau jadi Tuan Rumah

    • 0Komentar

    Sementara itu, Sekkab Berau Muhammad Said mengapresiasi kepercayaan menjadikan Berau tuan rumah rakor. Ia berharap kegiatan ini memperkuat koordinasi Kesbangpol sekaligus mendukung terciptanya situasi daerah yang aman dan kondusif. “Pemkab Berau menyambut baik rakor ini. Semoga koordinasi antar daerah semakin kuat sehingga stabilitas sosial dan politik tetap terjaga,” ujarnya. Ia menambahkan, Pemkab Berau berkomitmen mendukung […]

  • DPRD Kaltara Kawal Transparansi Harga TBS Sawit, Targetkan Tata Niaga yang Adil

    DPRD Kaltara Kawal Transparansi Harga TBS Sawit, Targetkan Tata Niaga yang Adil

    • 0Komentar

    KALTARA | BORNEO TERKINI – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen penuh mengawal transparansi formula penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di lapangan. Pengawasan ketat disiapkan demi menciptakan tata niaga yang adil sekaligus menyelaraskan regulasi yang menguntungkan petani lokal serta pihak perusahaan. Sikap parlemen mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di […]

  • Tolak Sistem Parkir Elektronik di PSAD

    Tolak Sistem Parkir Elektronik di PSAD

    • 0Komentar

    “Kami bukan tidak setuju. Sangat setuju dengan adanya portal elektronik itu. Tapi belum waktunya dipergunakan di Pasar Sanggam Adji Dilayas. Kondisi kami ini ibarat sudah masuk ruang ICU. Mati enggak, hidup enggak,” kata Rahmatullah. Menurut Rahmatullah, daya beli masyarakat sejauh ini terus menurun yang berdampak langsung pada aktivitas jual beli di pasar. Selain itu, maraknya […]

  • DPRD Panggil Dirut Pertamina dan Pemilik SPBU: RDP 7 September Jadi Ujian Taring Dewan atau Sekadar ‘Macan Ompong’?

    DPRD Panggil Dirut Pertamina dan Pemilik SPBU: RDP 7 September Jadi Ujian Taring Dewan atau Sekadar ‘Macan Ompong’?

    • 0Komentar

    Dewan dipandang memikul beban berat karena lemahnya fungsi kontrol selama bertahun-tahun ruang bagi oknum tak bertanggung jawab mempermainkan pasokan energi. Di sisi lain, Pertamina selaku pemegang kendali distribusi nasional juga dituntut transparan dan tidak berlindung di balik alasan operasional mitra swasta. Fokus kritis dalam forum krusial tersebut diprediksi akan mengupas tuntas efektivitas sistem pengawasan rantai […]

  • Dorong Transformasi Desa Mandiri, Edward Candra Tekankan Sinergi Lintas Sektor

    Dorong Transformasi Desa Mandiri, Edward Candra Tekankan Sinergi Lintas Sektor

    • 0Komentar

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi di tengah keterbatasan dana transfer. Optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pemanfaatan aset desa dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kemandirian ekonomi. “Salah satu persoalan yang masih dihadapi adalah infrastruktur, khususnya jalan desa di kawasan eks-transmigrasi yang memerlukan penanganan bersama,” tambahnya. Edward mengapresiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) […]

expand_less