PWNU Latih Kader Siap Hadapi Perubahan Sosial dan Teknologi
- account_circle (/adm/)
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 33
- comment 0 komentar
- print Cetak

KH Amir Ma’ruf beri medali salah-satu peserta pendidikan dasar dan kader penggerak angkatan II. BORNEO TERKINI/Ahmad Safe'i
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketua lembaga pelaksana Hernoe Roesprijadjie menilai pendidikan kader adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan organisasi. Kader harus punya bekal ilmu yang cukup supaya setiap langkahnya tepat sasaran terarah dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat katanya.
Ketua PWNU KH M Hendra Zainuddin Al Qodiri sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia melihat program ini sebagai sarana strategis menjaga kekuatan organisasi dan mencetak generasi baru yang setia pada nilai dasar Ahlussunnah wal Jamaah namun tetap lincah dan tangguh menghadapi tantangan masa kini.
Dalam sesi pembukaan turut hadir tokoh organisasi Herman Deru yang pernah berkiprah sebagai pengurus NU sejak 1999. Ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai tradisi dan moral ditengah derasnya pengaruh dunia digital. Kegiatan ini diharapkan melahirkan kader muda yang menjaga nama baik organisasi sekaligus menjadi teladan perilaku di tengah masyarakat.
Penyelenggaraan angkatan kedua ini menegaskan komitmen PWNU dalam membangun sistem pembinaan kader yang berkelanjutan. Langkah ini diambil demi menjaga eksistensi NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang senantiasa berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.
- Penulis: (/adm/)
- Editor: (/red/)






Saat ini belum ada komentar