Dorong Transformasi Desa Mandiri, Edward Candra Tekankan Sinergi Lintas Sektor
- account_circle (/hmd/)
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. BORNEO TERKINI/Foto Ahmad Safe'i
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi di tengah keterbatasan dana transfer. Optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pemanfaatan aset desa dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kemandirian ekonomi.
“Salah satu persoalan yang masih dihadapi adalah infrastruktur, khususnya jalan desa di kawasan eks-transmigrasi yang memerlukan penanganan bersama,” tambahnya.
Edward mengapresiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Bappeda yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Rakortekrenbang memiliki peran strategis dalam penyelarasan, sinkronisasi, dan validasi program antar tingkat pemerintahan.
“Hasil Rakortekrenbang ini nantinya akan menjadi acuan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Saya meminta seluruh peserta proaktif dalam pembahasan teknis dan menyatukan pandangan demi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Muara Enim, Mulyanto, N.K., berharap kegiatan ini dapat menghasilkan kesepakatan yang menjadi fondasi penyusunan RKPD yang berkualitas, terukur, dan akuntabel.
“Perencanaan yang baik tidak lahir dari satu pemikiran, melainkan dari kolaborasi berbagai pihak. Sinergi adalah kunci,” ungkapnya.
- Penulis: (/hmd/)
- Editor: (/ski */)







Saat ini belum ada komentar